“Ini merupakan bentuk apresiasi atas keterlibatan dan kontribusi mereka dalam menyukseskan berbagai kegiatan di tingkat kecamatan,” jelasnya.
Lebih lanjut, Kepala Desa Bone berharap pada tahun-tahun mendatang masih ada mahasiswa yang mendapatkan kesempatan untuk melaksanakan KKN di Desa Bone, baik dari IAKN Kupang maupun perguruan tinggi lainnya.
Menurut Nyongky, kehadiran mahasiswa KKN di tengah masyarakat bukan sekadar sebagai bagian dari proses pembelajaran akademik, tetapi juga menjadi kesempatan untuk memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat dan membantu pemerintah desa dalam berbagai bidang.
“Kami berharap tahun-tahun mendatang masih ada mahasiswa-mahasiswi yang melaksanakan KKN di Desa Bone, baik dari IAKN Kupang maupun universitas lainnya. Kehadiran mereka bukan hanya untuk belajar, tetapi juga memberikan bantuan, pengalaman, dan dampak positif bagi masyarakat,” pungkas Nyongky.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
