Dengan pakaian dinas yang basah kuyup, Briptu Ludwik atau yang akrab disapa Lucky bersama belasan anggota TNI dari Yonif Batalion TP 834 Wakanga Mere berjibaku menyelamatkan warga. Mereka bergantian menggendong anak-anak, menuntut orang dewasa, membantu lansia hingga bergotong royong mengangkat sepeda motor menyeberangi banjir.
Anggota Provost Polres Nagekeo itu tampak agresif, sigap menanggapi situasi darurat. Dia menjadi satu-satunya anggota Polres Nagekeo di antara prajurit TNI.
Sesekali tangannya mengais ke dalam genangan air menyusun batu-batu agar bisa dilalui mobil. Dengan sigap bersama anggota TNI lainya Dia menuntun setiap orang yang ingin lewat. “Kalau sampai tidak ada Om Pol dengan tentara tadi saya tidak mau lewat, jangan cari hal, banjir deras sekali” ujar salah satu warga.
Kehadiran Briptu Lucky di tengah bencana menunjukkan sikap loyalitas sepenuh hati dalam mengayomi masyarakat. Di balik disiplin dan ketegasan seragam mereka, ada sisi kemanusiaan yang nyata.
Kehadiran TNI–Polri di tengah bencana memberi rasa aman, menguatkan bahwa masyarakat tidak sendirian menghadapi musibah. Mereka menjadi bukti bahwa solidaritas dan kepedulian bisa hadir dalam bentuk paling sederhana uluran tangan di saat paling sulit.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












