Dalam arahannya, Kapolres TTS mengawali dengan mengajak seluruh yang hadir untuk merenung dan turut berduka atas bencana gempa bumi yang melanda Pulau Flores. Beliau menyampaikan bahwa kondisi di NTT memiliki tantangan tersendiri, sehingga Polres TTS berkomitmen untuk menjadi berkat bagi masyarakat Kabupaten TTS.
Kapolres menyoroti dua persoalan sosial yang mendesak di wilayah TTS. Pertama, masalah stunting yang sangat berpengaruh terhadap tumbuh kembang fisik dan mental anak. “Pemenuhan gizi bagi ibu dan anak sangat penting. Jika tidak terpenuhi, dampaknya jangka panjang akan dirasakan oleh generasi kita,” tegasnya. Kedua, terkait pendidikan, beliau meminta perhatian bersama karena masih banyak sekolah dalam kondisi memprihatinkan. Kapolres juga berharap pemuda lebih memprioritaskan pembangunan daripada sekadar kegiatan hiburan yang kurang bermanfaat.
Kapolres juga membuka ruang seluas-luasnya untuk masukan terkait keamanan, keluhan terhadap kinerja pemerintah desa maupun kecamatan, serta pengelolaan anggaran. Masyarakat diminta tidak ragu melapor melalui Bhabinkamtibmas, layanan darurat 110, maupun nomor WhatsApp pribadinya. Terkait pengelolaan Dana Desa, Kapolres berencana mengumpulkan seluruh Kepala Desa untuk memberikan edukasi agar tidak terjadi penyimpangan anggaran yang merugikan negara. Beliau juga menghimbau warga untuk menghentikan konsumsi minuman keras yang sering menjadi pemicu berbagai kasus pidana.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
