Namun di balik kegiatan tersebut, tersembunyi angka yang memprihatinkan. Sepanjang Januari hingga Oktober 2026, tercatat sebanyak 118 kasus kecelakaan lalu-lintas di wilayah TTS, dengan rincian:
– Meninggal dunia: 21 orang
– Luka berat: 50 orang
– Luka ringan: 96 orang
Secara keseluruhan, jumlah korban mencapai 167 orang. Angka inilah yang menjadi alasan utama pihak kepolisian tidak hanya fokus pada penindakan semata, melainkan berupaya mendorong kesadaran masyarakat untuk lebih tertib di jalan raya.
“Kami ingin masyarakat sadar, bukan sekadar takut ada operasi. Kami berharap selama sisa masa operasi dan setelahnya, budaya tertib berlalu-lintas di Kota Soe semakin meningkat, sehingga angka kecelakaan dapat menurun,” harap Kasat Lantas.
Pihaknya juga menghimbau seluruh warga untuk selalu menggunakan helm, menjaga kecepatan kendaraan, dan mematuhi semua peraturan lalu-lintas demi keselamatan diri sendiri maupun keluarga.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.