Foto: Ketua Forum Pemerhati Demokrasi Timor (FPDT), Dony Tanoen
SoE, Flobamora-News.com – Kasus raibnya 20 karung beras bantuan pangan nasional di Desa Salbait Kecamatan Mollo Barat Kabupaten Timor Tengah Provinsi Nusa Tenggara Timur sampai dengan saat ini masih menuai tanda tanya. Raibnya beras puluhan karung tersebut diduga kuat adanya keterlibatan Sekretaris Desa berinisial DO. Kepala Dinas Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (BPMPD) Drs. Kristian Tlonaen seharusnya segera bertindak memanggil DO untuk melakukan klarifikasi. Hal ini disampaikan oleh Ketua Forum Pemerhati Demokrasi Timor (FPDT), Dony Tanoen saat memberikan keterangan pers di kediamannya pada Rabu 2 Oktober 2025.
Kronologi Kasus
Pada Kamis, 2 Oktober 2025, sejumlah awak media mendatangi kantor Dinas BPMPD TTS untuk mengonfirmasi Kepala Dinas terkait kasus tersebut. Namun, Kepala Dinas tidak berada di tempat, dan upaya konfirmasi melalui telepon WhatsApp dan chat WhatsApp tidak direspons.
Menurut Ketua FPDT Dony Tanoen, bahwa dirinya sangat menyayangkan sikap Kepala Dinas Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa Drs. Kristian Tlonaen, yang diduga menutup diri dan tidak responsif terhadap kasus dugaan keterlibatan perangkat Desa Salbait dalam hilangnya bantuan beras pangan nasional.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












