Ketua Araksi NTT Kritik Program MBG di TTS, Realisasi Rendah, Transparansi Kurang, dan Pasokan Lokal Tidak Mampu

Reporter : Marfin H Editor: Redaksi
IMG20260224163613

 

Meskipun demikian, Araksi menegaskan tetap mendukung tujuan program MBG, sepanjang pelaksanaannya transparan, akuntabel, dan berdampak nyata bagi masyarakat. Alfred meminta evaluasi menyeluruh oleh Badan Gizi Nasional terhadap pelaksanaan MBG di TTS, termasuk pengawasan penggunaan anggaran, kesiapan daerah, dan dampaknya terhadap status gizi anak.

“Program ini menyangkut makanan anak-anak. Harus higienis, terukur, dan terbuka. Jika tidak siap, lebih baik dibenahi dulu daripada dipaksakan,” katanya. Ia juga meminta Bupati, Wakil Bupati, dan Sekda selaku Satgas MBG di daerah untuk tidak menutup mata terhadap pola manajemen yang dianggap eksklusif.

Sebagai penutup, Alfred Baun meminta Satgas MBG Kabupaten TTS dan Provinsi NTT segera bertindak tegas sebelum muncul korban akibat buruknya pengelolaan, serta membuka akses dapur MBG untuk publik dan media sebagai bentuk fungsi kontrol.



Exit mobile version