Komisi I DPRD TTS Gelar Klarifikasi Dugaan Penyelewengan Dana Desa Spaha, Inspektorat Membenarkan Ada Temukan Kerugian Negara

Avatar photo
Reporter : Marfin Editor: Marfin
IMG 20260525 222159

 

Selain itu, Niko turut mempertanyakan proses rekrutmen anggota Tim Pelaksana Kegiatan (TPK). Menurutnya, sejumlah anggota TPK mengaku tidak pernah menerima Surat Keputusan (SK) pengangkatan dan tidak pernah menandatangani kwitansi pembayaran transportasi.

Scroll kebawah untuk lihat konten
Ingin Punya Website? Klik Disini!!!

 

Namun, dalam dokumen pertanggungjawaban (SPJ), nama-nama anggota tersebut tercantum seolah telah menerima pembayaran dan menandatangani kwitansi.

 

“Ini menjadi pertanyaan serius. Jika benar mereka tidak pernah menandatangani kwitansi, lalu siapa yang membuat dan menggunakan tanda tangan tersebut? Dugaan tanda tangan palsu harus diusut,” tegas Niko.

 

Kasus dugaan penyelewengan Dana Desa Spaha kini menjadi perhatian masyarakat luas. Warga berharap aparat penegak hukum dapat mengusut tuntas seluruh temuan audit demi terciptanya tata kelola dana desa yang transparan dan akuntabel.