Daerah  

Krisis Air, Warga Patungan Rp 1 Juta Per KK Bangun Bak Captering

1742921243779
Wakil Bupati Nagekeo Gonzalo Gratianus Muga Sada meletakan batu pertama pembangunan bak captering di mata air Lokalobo, Desa Rigi, Kecamatan Boawae, Photo dok: FlobamoraNews.com

Pemerintah Harus Pro Aktif

Inisiatif masyarakat Kelurahan Nagesepadhy berswadaya mengumpulkan uang membangun demi mendapatkan air bersih diapresiasi sejumlah pihak. Tokoh muda Kecamatan Boawae Martinus Tai Ule menyebut bahwa jikalau masyarakat sampai harus berpatungan mengumpulkan dana untuk membangun fasilitas air bersih, itu artinya bahwa air merupakan kebutuhan dasar yang sudah sangat mendesak.

“Kita harus apresiasi inisatif masyarakat yang menyadari akan kesulitan mendapatkan air bersih, kalau sampai harus swadaya itu artinya ini kebutuhan mendesak yang tidak bisa ditunda” ungkap pria yang akrab disapa Martin ini.

Apa yang dilakukan oleh masyarakat Nagesepadhy kata Martin sebenarnya menyadarkan pemerintah bahwa kebutuhan akan infrastruktur dasar merupakan sesuatu yang wajib hukumnya dikerjakan oleh Pemerintah. “Kita berharap pemerintah tidak menutup mata, masyarakat sudah membuka jalan, Pemerintah harus lebih proaktif dan peka terhadap kebutuhan dasar masyarakat” katanya.

Dia juga berharap pemerintah Kabupaten Nagekeo dapat menindaklanjuti keluhan warga setempat terkait kekurangan anggaran pembangunan infrastruktur jaringan perpipaan menuju rumah-rumah warga sehingga bangunan bak captering yang sudah di-swadayai masyarakat dapat bermanfaat sebagaimana peruntukannya.



Exit mobile version