Daerah  

Krisis Air, Warga Patungan Rp 1 Juta Per KK Bangun Bak Captering

1742921243779
Wakil Bupati Nagekeo Gonzalo Gratianus Muga Sada meletakan batu pertama pembangunan bak captering di mata air Lokalobo, Desa Rigi, Kecamatan Boawae, Photo dok: FlobamoraNews.com

“Jangan sampai efesiensi anggaran menjadi alasan kemudian tidak diikuti dengan intervensi dana lanjutan, apalagi janji politik Bupati dan Wakil Bupati kan memprioritaskan infrastruktur dasar jalan, air dan listrik” ujar Martin.

Anggota DPRD Nagekeo asal Kecamatan Boawae Walterius Meka juga meminta agar Pemerintah harus bisa melihat upaya warga mengeluarkan biaya sendiri untuk pembangunan infrastruktur air bersih ini menjadi suatu hal yang mestinya direspon dengan cepat terkait intervensi alokasi anggaran susulan.

“Ketika masyarakat sudah patungan mengeluarkan uang pribadi itu artinya masyarakat butuh, ini sesuatu yang tidak bisa ditunda. Kita berharap ada tindak tindak lanjut dari Pemerintah atau minimal solusi alternatif yang diambil sesegera mungkin” ungkap Walter.

Politisi Partai Gerindra ini mengatakan, janji Politik Bupati dan Wakil Bupati sebelumnya yang menyebutkan infrastruktur dasar jalan, air, listrik harus bisa dibuktikan dengan dengan keberpihakan anggaran. Walter juga berharap Efisiensi anggaran jangan menjadi alasan bahwa kebutuhan layanan dasar masyarakat menjadi tidak bisa terealisasi.



Exit mobile version