Senada dengan hal itu, Simon Taneo juga mengecam keras lambannya proses audit. Ia memberikan ultimatum kepada pihak berwenang.
“Jika dalam minggu ini hasilnya belum ada atau tidak ada kejelasan, kami siap turun ke jalan. Kami warga akan mendatangi kantor Inspektorat untuk mempertanyakan secara langsung, proses audit ini sudah sejauh mana,” tegas Simon dengan lantang.
Jawaban Inspektorat Dinilai Tidak Masuk Akal
Diketahui, sebelumnya Komisi I DPRD TTS saat dikonfirmasi menyatakan masih menunggu Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) agar proses selanjutnya bisa berjalan sesuai data. Hal senada juga disampaikan oleh pihak Kejaksaan Negeri (Kejari) TTS yang menyebut masih menunggu hasil audit tersebut.
Namun, ketika awak media mencoba mengonfirmasi melalui pesan WhatsApp kepada Sekretaris Inspektorat Kabupaten TTS, Yune Koy, jawaban yang diterima justru memicu kemarahan baru.
“Selamat malam Bapak. Ijin saya konfirmasikan dgn tim yang lakukan audit di desa Spaha, Saya cek dulu pada teman yg lakukan audit Bapak,” demikian isi balasan pesan dari Yune Koy.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
