Opini  

MBG: Pilar Peradaban dan Kompas Kemajuan Bangsa

Avatar photo
Reporter : Ari Supit
IMG 20250906 WA0030 1

Arahan ini menunjukkan bahwa negara memilih jalan perbaikan, bukan penghentian. Kekurangan di awal diakui sebagai proses belajar, dan setiap kritik menjadi masukan untuk meningkatkan mutu.

Kritik sebagai Vitamin, Bukan Ledakan Emosi

Scroll kebawah untuk lihat konten
Ingin Punya Website? Klik Disini!!!

Kritik adalah vitamin bagi kebijakan publik. Tanpa kritik, sistem bisa kaku dan lupa berbenah. Namun kritik yang sehat harus diiringi solusi. Sebagian kritik terhadap MBG hanya berhenti pada seruan “hentikan!” tanpa menjelaskan apa yang akan menggantikan MBG jika dihapus. Apakah kita siap berjalan tanpa kompas?

Dadan Hindayana menegaskan bahwa MBG bersifat inklusif, menjangkau seluruh kelompok prioritas: anak usia dini, pelajar, ibu hamil, hingga ibu menyusui. Program ini bukan sekadar bantuan sosial, tetapi juga gerakan ekonomi masyarakat, membuka peluang bagi sektor pangan lokal.

“Kasus-kasus yang terjadi banyak dialami oleh SPPG yang baru beroperasi karena SDM masih membutuhkan jam terbang. Ini adalah proses belajar yang sedang kami kawal ketat”

(Laporan Kepala BGN kepada Presiden, 29 September 2025)