Flobamoranews :
Anda membawa ungkapan Ana Woso Ebu Kapa dalam gagasan membangun Olaia. Apa makna prinsip tersebut bagi Anda ketika diterapkan dalam pemerintahan desa?
Raimundus :
“Ana Woso Ebu Kapa” saya maknai sebagai seluruh warga Nataia tanpa terkecuali. Prinsip ini menjadi pijakan bagi saya untuk membangun Olaia tanpa membedakan kelompok maupun latar belakang. Saya ingin setiap warga merasa menjadi bagian dari desa dan memiliki ruang untuk menyampaikan gagasan serta kebutuhan mereka.
Flobamoranews :
Jika seluruh warga ditempatkan sebagai bagian dari pembangunan, tentu diperlukan cara agar suara masyarakat benar-benar masuk dalam proses pengambilan keputusan. Anda menyebut musyawarah sebagai prinsip penting. Bagaimana Anda menerapkannya?
Raimundus :
Prinsip hidup berdesa kan musyawarah mufakat, pada prinsipnya kita ingin menjadikan musyawarah sebagai asas utama pemerintahan desa melalui semangat “Mutu Mumu Meza Lema” kalau kami orang Boanio, artinya seluruh unsur masyarakat harus dilibatkan dalam menentukan arah pembangunan.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












