Kedua, jenis kemiskinan sementara (transient poverty ). Kemiskinan sementara yakni kemiskinan yang disebabkan karena suatu kejadian atau perkara yang memengaruhi kehidupan orang tersebut. Ketika kondisinya membaik, maka mereka akan dapat hidup normal dan lebih baik. Kemiskinan berkarakter transien ini sering terjadi di daerah perkotaan.
Mengacu pada ke dua jenis kemiskinan di atas, faktor penyebabnya berbeda dan yang membedakannya adalah bahwa : “pada kemiskinan kronis tidak terlihat adanya kekuatan dari dalam diri masyarakat miskin untuk dapat mengembalikan kondisi kesejahteraan ke situasi semula”.
Pada kondisi seperti ini, dapat dikatakan bahwa faktor penyebab menjadi kurang penting dibandingkan dengan upaya untuk membawa penduduk keluar dari kemiskinan. Dengan demikian kemiskinan kronis mengindikasikan bahwa intervensi dari pihak luar mutlak diperlukan dalam upaya mengentaskan mereka dari kemiskinan.
Kebijakan Pengentasan Kemiskinan
Berbagai upaya untuk mengentaskan kemiskinan telah dilakukan oleh pemerintah. Hal ini diaplikasikan dalam wujud kebijakan dan program-program, baik yang bersifat langsung maupun tidak langsung. Kebijakan bersifat langsung yaitu berupa program yang langsung diberikan kepada penduduk miskin seperti Bantuan Langsung Tunai (BLT), raskin, dan lain sebagainya. Sedangkan, kebijakan tidak langsung seperti program Jamkesmas, program IDT, BOS, dan lain sebagainya.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
