Edwin menambahkan bahwa hasil kolaborasi dalam FEKDI x IFSE 2026 perlu ditindaklanjuti melalui inisiatif, kemitraan, dan kebijakan yang memberi dampak nyata.
Menurutnya, keberhasilan digitalisasi perlu dilihat dari kemampuannya memperluas akses keuangan, mendukung sektor riil, dan meningkatkan produktivitas.
“Kita bangun ekonomi dan keuangan digital Indonesia yang semakin terkoneksi,
terpercaya, inklusif, aman, produktif, dan kompetitif,” kata Edwin.
Selama tiga hari penyelenggaraan (24–26 September 2026), FEKDI x IFSE 2026 menjadi wadah kolaborasi strategis OJK, BI, dan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian dengan dukungan ASPI dan AFTECH. Kegiatan ini juga melibatkan kementerian dan lembaga, pemerintah daerah, pelaku industri, akademisi, serta talenta digital.
Forum ini menghadirkan berbagai sesi diskusi, pameran teknologi, pengembangan talenta digital melalui pelaksanaan PIDI-Digital Talent Expo serta disinergikan dengan Rapat Koordinasi Nasional Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) dan Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD).
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.










