Pantauan langsung awak media yang berada di lokasi kejadian menunjukkan bahwa proses pendokumentasian peristiwa tersebut menghadapi hambatan dari pihak tertentu. Wartawan Fiand Selan dari media DeteksiNTT.com mengaku mengalami tindakan yang tidak pantas saat mencoba merekam momen peristiwa dengan kamera ponselnya.
“Saat saya mencoba mengambil video untuk mendokumentasikan kondisi di lokasi, tiba-tiba ada orang yang datang dan menghalangi saya. Bahkan, dalam proses itu tanganku sempat dipukul dan kamera saya hampir dirampas,” ujar Fiand Selan dalam keterangannya.
Selain dipukul, wartawan tersebut juga mengaku sempat dikejar oleh beberapa orang yang berada di lokasi rumah tersebut saat ia mencoba untuk mundur dan melaporkan kejadian tersebut. Tak hanya itu, kendaraan roda dua yang digunakan wartawan tersebut, yang pada saat kejadian berada di sekitar jarak 100 meter dari lokasi cekcok, kini diketahui telah ditahan oleh pihak yang berada di rumah tempat peristiwa berlangsung.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












