2. Belanja Daerah
Dianggarkan sebesar Rp1.103.163.801.717 dengan realisasi Rp1.011.544.640.144,43 atau 91,63 persen.
3. Pembiayaan Daerah
Penerimaan pembiayaan mencapai Rp75.598.102.873,01 atau 100,03 persen dari target. Tidak terdapat pengeluaran pembiayaan. Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (SILPA) tercatat sebesar Rp41.500.780.316,24.
Bupati Willy Lay menegaskan bahwa pencapaian ini tak lepas dari sinergi yang baik antara pemerintah daerah dan DPRD sebagai mitra kerja dalam penyelenggaraan pemerintahan dan pelaksanaan program pembangunan.
Ia juga berharap Ranperda tentang Pertanggungjawaban APBD 2024 dapat dibahas secara mendalam dan profesional oleh DPRD agar menjadi dasar dalam pelaksanaan pemerintahan yang lebih efektif dan tepat sasaran ke depannya.
“Dengan semangat kebersamaan dan komitmen pelayanan, kita harus terus memperkuat tata kelola keuangan daerah demi mewujudkan masyarakat Belu yang mandiri, berkualitas, dan sejahtera,” ujarnya.
Sidang paripurna pembukaan ini turut dihadiri oleh unsur Forkopimda Kabupaten Belu, Dekan Fakultas Vokasi Universitas Pertahanan RI, Dansatgas Pamtas RI–RDTL, Danion 744/SYB, para pimpinan OPD, pimpinan instansi vertikal, organisasi wanita, serta para tokoh masyarakat, agama, dan pemuda.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












