Oleh: Jefri Meo
Paskah menjadi momentum yang sangat sakral dan perayaan penuh rahmat bagi umat Kristiani yang mana kebangkitan itu terjadi dari seorang tokoh perjuangan umat manusia untuk membebaskan manusia dari dosa. Kebangkitannya tidak secara serta merta karena sebuah takdir tetapi hal ini adalah sebuah rencana Allah yang membetuk keyakinan untuk memutakhirkan Putranya yang Tunggal sebagai bentuk otentisitas Allah yang mencintai manusia.
Ihwal tentang cinta Allah lewat karya penebusan Yesus Kristus menjadi penting untuk direfleksikan oleh manusia, sebagaimana di tengah pergolakan arus jaman yang seakan-akan manusia hadir menjadi musuh atas manusia yang lain seperti beberapa kasus kolektif yang melibatkan dua Negara bertikai hanya karena sebuah otorisasi territorial (Israel dan Palestina serta Rusia dan Ukraina), terlepas kasus mancanegara ada kasus perbuatan dan pengakuan atas territorial dan atas nama HAM serta Kedaulatan keduanya turut membantai manusia yang tidak berdosa (TMPB-OPM dengan Militer Indonesia). Bukan hanya kasus secara kolektif namun kasus individu juga menjadi masalah yang sangat serius seperti pembunuhan, pemerkosaan, korupsi serta kekerasan mental yang rentan.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












