Pada 8 Desember 2023 lalu, Kabupaten Nagekeo genap berusia 17 tahun. Itu artinya 17 tahun pula Mbay menyandang status sebagai ‘Kota’. Akan tetapi sejak ditetapkan menjadi ibukota Kabupaten Nagekeo, Mbay ternyata belum bermetamorfosa. Sampai hari ini, Mbay tidak jauh berbeda dengan 30 tahun lalu. Sebuah Kampung Besar yang dipaksakan dengan sebutan Kota. Pembangunan Kota Mbay juga terkesan asal jadi.
Oleh sebab itu pria asal Kekakodo, Kecamatan Keotengah ini mengajak semua stakeholder dan lembaga keuangan untuk berkolaborasi membangun wajah Kota Mbay. Kehadiran lembaga keuangan lainya harus bisa melihat dinamika kehidupan sosial masyarakat Kota Mbay sebab, ada masyarakat mampu memanfaatkan melihat peluang untuk maju cepat tetapi ada juga yang tertinggal bahkan tenggelam.
Raymond juga mengajak seluruh lembaga keuangan dan semua stakeholder untuk bisa bersama-sama mendorong peningkatan pendapatan daerah (PAD) Kabupaten Nagekeo yang realisasinya masih di bawah Rp. 40 Miliar dalam setahun.
Oleh karena itu, Dia meminta lembaga keuangan melatih masyarakat untuk berkaitan dengan sistem digitalisasi keuangan agar bisa melakukan transaksi pembayaranan dalam bentuk non tunai, karena sistem digitalisasi ini mampu mendorong UMKM agar bisa bertumbuh.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












