Program Director Plan Indonesia, Ida Ngurah, menegaskan bahwa koordinasi yang lebih erat antara NGO dan Pemerintah akan menciptakan dampak yang lebih luas dan berkelanjutan bagi perlindungan anak dan perempuan di Nagekeo.
“Diskusi lintas NGO dan Pemerintah Daerah menjadi ruang penting untuk bertukar informasi, mengevaluasi kerja sama, dan merancang strategi yang lebih terintegrasi” ungkap Ida Ngurah.
Hasil audiensi ini menghasilkan tiga langkah strategis utama. Pemerintah dan NGO sepakat mengaktifkan kembali Sekretariat Bersama (Sekber) sebagai pusat koordinasi dengan ruang operasional di Kantor Bapelitbangda.
Sekber ini juga akan menjadi wadah kolaborasi dalam memperkuat peran Komisi Perlindungan Perempuan dan Anak Daerah (KPPAD) serta Forum Anak Desa (Forades) guna memastikan perlindungan yang lebih efektif bagi anak dan perempuan.
Selain itu, Sekber akan mendukung program Nagekeo Satu Data untuk meningkatkan efektivitas pengelolaan dan pemanfaatan data dalam perencanaan kebijakan berbasis bukti.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












