“Kalau kita mau jujur selama Bupati dan wakil Bupati dilantik bisa dihitung dengan jari temen-temen ketemu, padahal kan tujuan kita mengkonfirmasi, selama ini terutama Bupati sulit sekali ditemui” beber Dony.
Menurut Dony, pers merupakan mitra strategis Pemerintah, selain mengawasi kinerja birokrasi, pers juga sebagai media mempromosikan kinerja pemerintah sehingga masyarakat bisa paham, serta mempromosikan potensi daerah agar dikenal publik.
Pria asal Nagerawe ini menyayangkan, banyak program-program kegiatan pemerintah baik Bupati maupun wakil yang selama ini luput dari liputan media lantaran komunikasi dengan pers seolah terputus. Pemda selama ini kata Dony terkesan menjaga jarak dengan media.
“Kalau Bupati jaga jarak dengan pers, Kepala Dinas antipati dengan pers, tidak welcome berarti ada hal yang menyimpang, kinerjanya musti dipertanyakan, kalau kerjanya lurus ngapain takut” katanya.
Lebih lanjut dia berharap, ke depan Bupati dan Wakil Bupati maupun pejabat teras lainya lebih terbuka dengan media massa.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












