Bengkel saat ini kami sudah punya kita harapkan dari unit usaha ini. Tahun ini sudah memberikan kontribusi artinya sudah berjalan dan memberikan revinew.
Untuk sapi sudah jalan kita ada kerjasama dengan mitra kita dalam hal ini adalah swasta, Pemerintah Daerah (Pemda) DKI nantinya akan kami suplai sapi hidup.
Selain DKI, Surabaya juga kita masuk karena kita akan mengembalikan Nusa Tenggara Timur menjadi swasembada sapi.
“Saat ini kita sudah bekerjasama dengan swasta untuk membentuk Holding Ground sapi di Oesao. Sudah berjalan tinggal direnovasi”. Jelasnya
Saat ini kita fokus dengan Holding Ground yang ada kalau semua berjalan lancar maka kita membangun kerjasama dengan pihak Pemerintah Kabupaten. Jika ada lahannya yang menganggur kita pakai, lahanya kita isi sapi, kita budidayakan. Jadi tiap-tiap kantong sapi di Kabupaten akan kita gerakan kesitu untuk dikembangkan.
Untuk pengembangan tentu kita akan kerjasama dengan pihak ketiga dalam hal ini investor.
“Jujur seandainya PT Flobamor menjalani ini tidak mengekspor dibidangnya maka kita menggandeng investor dibidangnya. Kita tidak mau terulang seperti sebelumnya. Hal ini kita tidak punya pengalaman kita paksakan jadi ini menjadi proses belajar dari kita. Contohnya Peternakan, Perikanan dan Rumput Laut kita ekspor pengelolaan untuk kapal Feri tapi kita mau disproduksi produk apa yang dilakukan nah kita cari orang yang dibidangnya yang punya kapasitas, kapabilitas dan integritas. Kalau mereka kerja ngak benar maka BUMDnya yang rusak namanya. Kita harus selektif dalam mencari kemitraan”. Tegasnya (Rbt)
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












