Prof. Thomas Mata Hine Paparkan Dasar-Dasar Reproduksi Sapi Betina dalam Pelatihan Inseminasi Buatan di Undana

Avatar photo
Reporter : Marno Bunda Editor: Okber Bait
IMG 20261015 WA0048

Reproduksi memegang peranan strategis dalam dunia peternakan sapi, karena keberhasilan reproduksi tidak hanya menentukan keberlanjutan produksi susu dan daging, tetapi juga memengaruhi aspek kesehatan, ekonomi, keberlanjutan lingkungan, serta ketahanan pangan. Pemahaman tentang siklus estrus pada sapi betina yang rata-rata berlangsung sekitar 21 hari menjadi kunci dalam menentukan waktu yang tepat untuk pelaksanaan inseminasi.

Prof. Thomas Mata Hine merupakan akademisi yang telah lama menekuni bidang bioteknologi reproduksi ternak. Ia resmi dikukuhkan sebagai Guru Besar bidang Bioteknologi Reproduksi Ternak pada Januari 2026. Selain aktif sebagai peneliti dengan belasan hibah penelitian nasional, ia juga merupakan penulis buku Stem Cell Embrionik (2016) dan Reproduksi Sapi (2025). Dalam orasi ilmiah pengukuhannya, Prof. Thom memaparkan inovasi pemanfaatan ekstrak daun kelor sebagai aditif dalam preservasi dan kriopreservasi sperma ternak, yang dinilai berpotensi meningkatkan efisiensi reproduksi sapi dan mendukung ketahanan pangan nasional.