Nagekeo, FlobamoraNews — Fraksi Nagekeo maju DPRD Nagekeo yang terdiri partai Demokrat dan PKS menilai program 100 hari Bupati dan Wakil bupati belum ada hasil yang signifikan terkait kesejahteraan masyarakat.
Demikian disampaikan Fraksi Nagekeo Maju dalam pemandangan umum fraksi yang disampaikan saat rapat paripurna DPRD Nagekeo dalam rangka membahas Ranperda perubahan tahun 2025 pada Senin 8 September 𝟤𝟢𝟤𝟧.
Menurut Fraksi Nagekeo maju, program 100 hari kerja Bupati dan Wakil Bupati tidak membawa dampak yang signifikan dirasakan masyarakat khususnya masyarakat yang mata pencahariannya di bidang Pertanian, Perkebunan, Perikanan dan Kelautan.
“Di bidang pertanian masyarakat masih mengeluh sulitnya mendapatkan benih unggul, alat pengolah lahan atau alsintan, obat-obatan, maupun pupuk subsidi” ungkap anggota Fraksi Nagekeo Maju Askari Samsudin saat membacakan pemandangan umum fraksi.
Asykari menyebut, terkait pupuk subsidi misalnya, petani mengeluh karena aturan yang terlalu memberatkan. Anggota DPRD asal PKS ini membeberkan, masyarakat petani yang ingin membeli pupuk direpotkan dengan aturan yang cukup ribet yang mana tidak bisa diwakilkan sekalipun dengan membawa serta KTP pemilik lahan.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












