Proyek SPAM di Nangaroro Molor, Berikut Penjelasan PPK dan Konsultan!

IMG 20250102 193515
Pembangunan bak Kaptering pada Proyek SPAM di Kelurahan Nangaroro, Kecamatan Nangaroro, Kabupaten Nagekeo gambar diambil 30 Desember 2024. Photo dok: (©Sevrin Flobamora News.com)

Kendati capaian progres 81 persen diragukan warga melihat kondisi lapangan sebagaimana diberitakan sebelumnya, akan tetapi Rony Rosok memastikan presentasinya sudah sesuai berdasarkan analisa perhitungan teknis per item pekerjaan.

Adapun bobot pekerjaan setiap item meliputi persiapan 0,75, pekerjaan perpipaan transmisi 59,72, bak 100 M3 26,22, bak 24 M3 7, 02, brond kaptering 3,02, jembatan penyeberangan 0,73, Beton crossing jalan 0,18, pekerjaan sambungan rumah 1, 84, trust blok 0,45 serta finishing 0,07.

Dijelaskannya, dari jumlah bobot keseluruhan, realisasi progres pekerjaan per tanggal 23 Desember 2024 meliputi Persiapan 0,68, Perpipaan Transmisi 59,42 Bak 100 kubik 11, 65 persen, Bak 24 6,37 persen dan Brond Kaptering 3,02. “Totalnya 81,14 persen, ini berdasarkan opname bersama dengan Konsultan pengawas” bebernya.

Bukan Kelalaian Kontraktor

Meskipun sudah melewati batas waktu kontrak, akan tetapi CV Evarta selaku penyedia jasa tidak dikenakan denda selama 7 hari sebagai kompensasi keterlambatan lantaran molornya pekerjaan bukan akibat kelalaian kontraktor melainkan karena faktor alam dan konflik sosial.



Exit mobile version