Berkurangnya kuantitas dan kualitas elastin dan kolagen pada daerah dermis membuat kekenyalan kulit menurun sehingga tampak “kosong” atau “longsor”, bertambahnya kerutan, hilangnya elastisitas, dan perubahan warna kulit.
“Sudah banyak penelitian yang membuktikan bahwa asupan minuman kolagen dapat membantu meningkatkan jumlah kolagen pada tubuh. Tampak pada penggunaan 2.5 g kolagen peptide setiap hari, selama 60 – 90 hari dapat membantu memperbaiki hidrasi dan elastisitas dan mengurangi kerutan, meningkatkan bioaktifitas fibroblast dan sintesis kolagen, melindungi fungsi sel dari efek berbahaya UVA, menyehatkan saluran pencernaan, hingga dapat memperbaiki kondisi sarcopenia, radang sendi, penyembuhan luka, dan menambah imun tubuh.” terang dr. Yohan Samudra, SpGK, AIFO-K.
Studi tahun 2019 dari 11 penelitian dengan total 805 pasien menggunakan kolagen hidrolisat, 2,5g-10g/hari, selama 8-24 minggu, untuk pengobatan ulkus dekubitus, xerosis, penuaan kulit, dan selulit. Dua penelitian lain menggunakan kolagen tripeptida, 3g/hari selama 4 hingga 12 minggu. Suplemen kolagen oral tampak berefek dalam penyembuhan luka juga penuaan kulit dengan meningkatkan elastisitas kulit, hidrasi dan kepadatan kolagen kulit.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












