SoE, Flobamora-News.com – Ketua Forum Pemerhati Demokrasi Timor (FPDT) Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Dony Tanoen, mendesak pihak terkait untuk segera melakukan investigasi menyeluruh dan transparan terkait kasus keracunan yang dialami oleh ratusan siswa di kabupaten TTS setelah mengonsumsi Makan Bergizi Gratis (MBG).
Keprihatinan FPDT
Dony Tanoen menyatakan bahwa FPDT sangat prihatin dengan maraknya kasus keracunan siswa pada program MBG di Kabupaten TTS. “Kami mendesak pihak terkait untuk segera melakukan investigasi menyeluruh dan transparan untuk mengetahui penyebab pasti keracunan pada program MBG,” kata Dony.
Tindakan yang Diminta
FPDT meminta pihak berwenang untuk mengambil tindakan tegas terhadap pihak-pihak yang bertanggung jawab atas kejadian ini. Selain itu, FPDT juga berharap agar pihak sekolah dan dinas pendidikan dapat meningkatkan pengawasan dan memastikan keamanan serta kesehatan siswa dalam setiap kegiatan.
Pengawasan dan Profesionalitas
Dony Tanoen juga mempertanyakan pengawasan dan profesionalitas dalam pengelolaan program MBG. “MBG ini program nasional yang jadi perhatian semua orang. Setiap pengelolaan dapur ada standar yang sudah ditetapkan, ada ahli gizi dan ada pengawas yang melekat. Pertanyaannya, apa yang dilakukan oleh ahli gizi sehingga hasil akhir 330-an anak harus keracunan?” ungkap Dony.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.










