Pada Tahun 1642, Francisco Fernandes dan pasukan Topasses (indo Portugis-Flores) memulai ekspedisi militer. Satu demi satu, raja-raja pulau Timor mereka tundukkan.
Akhirnya, pada Tahun 1702, terciptalah sebuah koloni baru yang secara resmi mereka nama TIMOR PORTUGIS yang beribu kota di LIFAU, Oecusse.
Tetapi, Portugal bukan satu-satunya penjajah di Pulau Timor. Selain Portugal, ada Belanda yang juga mendirikan pangkalannya di Kupang, Pulau Timor bagian Barat.
Kaum Topasses jadi semakin sukar dikendalikan. Tahun 1769, ibukota Timor Portugis dipindahkan ke Dili karena ancaman orang-orang Topasses. Sementara di Timor bagian barat, Belanda terus memperluas kekuasaannya.
Akhirnya, lewat Perjanjian Lisbon tahun 1859, ada kesepakatan pembagian wilayah Pulau Timor antara Timor Portugis dan Hindia Belanda. Portugis di timur dan Hindia Belanda di bagian Barat.
Ratusan tahun dijajah Portugal, akhirnya pada tahun 1910 sampai 1912 orang Timor Portugis melakukan pemberontakan yang cukup besar buat mengguncang keadaan. Perlawanan itu dikenal sebagai Pemberontakan Timor Timur atau Pemberontakan Manufahi.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
