Sektor Jasa Keuangan yang Resilien untuk Mendukung Ketahanan Ekonomi Nasional

Avatar photo
Reporter : Eka Malik OJK Editor: Redaksi
IMG 20251111 WA0030

JAKARTA, Flobamora-News.com – Stabilitas Sektor Jasa Keuangan (SJK) Indonesia pada triwulan III-2025 tetap terjaga, meskipun perekonomian global mengalami perlambatan. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menilai, kinerja SJK didukung oleh indikator makroekonomi domestik yang solid, dengan pertumbuhan ekonomi mencapai 5,04 persen year-on-year (yoy) pada triwulan III-2025.

Kinerja Pasar Modal dan Keuangan

Scroll kebawah untuk lihat konten
Ingin Punya Website? Klik Disini!!!

– Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) meningkat 1,28 persen month-to-month (mtm) atau 15,31 persen year-to-date (ytd), mencapai 8.163,88 pada akhir Oktober 2025.

– Rerata Nilai Transaksi Harian (RNTH) saham mencatatkan rekor tertinggi, yaitu Rp25,06 triliun.

– Investor asing membukukan net buy di pasar saham domestik sebesar Rp12,96 triliun pada Oktober 2025.

– Indeks komposit obligasi (ICBI) meningkat 2,02 persen mtm atau 11,55 persen ytd ke level 438,03.

Intermediasi Perbankan dan Keuangan*

– Kredit perbankan tumbuh 7,70 persen yoy, mencapai Rp8.162,8 triliun pada September 2025.

Dana Pihak Ketiga (DPK) tumbuh 11,81 persen yoy, mencapai Rp9.695,4 triliun.

Disclaimer:
Artikel Ini Merupakan Kerja Sama Flobamora-News.Com Dengan OJK. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab OJK.