KUPANG.Flobora-News.Com – Aktivis Cabang Kupang memberikan peringatan keras kepada Komisi II DPRD Timor Tengah Selatan (TTS). Mereka mengancam akan menggelar aksi demonstrasi besar-besaran jika DPRD tidak segera memanggil Wakil Bupati TTS untuk memberikan klarifikasi terkait dugaan mafia distribusi kuota sapi.
Persoalan ini mencuat setelah adanya pengakuan dari pengusaha lokal dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Komisi II DPRD TTS beberapa waktu lalu. Nama orang nomor dua di Kabupaten TTS tersebut disebut-sebut terlibat dalam skema distribusi kuota yang dinilai janggal.
Aktivis Cabang Kupang, Billy Nakamnanu, menyampaikan bahwa pihaknya terus memantau perkembangan hasil RDP tersebut. Menurutnya, terdapat indikasi kuat adanya intervensi birokrasi dalam pelayanan publik.
“Berdasarkan informasi yang kami peroleh, pengusaha mengaku diminta oleh Dinas Peternakan untuk menemui Wakil Bupati. Setelah itu, mereka diarahkan lagi menemui seseorang bernama Seto. Ini menimbulkan dugaan kuat bahwa ada upaya ‘bermain aman’ dalam penentuan kuota sapi,” ujar Billy kepada media, Sabtu (11/4/2026).
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












