Sektor  Jasa Keuangan yang Stabil Mendukung Pertumbuhan Ekonomi yang Lebih Optomal dan Berkelanjutan

Reporter : Eka Malik OJK Editor: Redaksi
IMG 20251212 WA00122

Pada industri pengelolaan investasi tetap menunjukkan performa yang baik, per
November 2025 nilai Asset Under Management (AUM) mencapai Rp996,60 triliun, meningkat 3,11 persen mtm atau 19,02 persen ytd. Adapun Nilai Aktiva Bersih (NAB) Reksa Dana pada periode yang sama mencapai Rp644,41 triliun, tumbuh 4,90
persen mtm atau 29,07 persen ytd.

Berlanjutnya penguatan NAB Reksa Dana ini
turut ditopang oleh net subscription investor sebesar Rp32,61 triliun secara mtm
(ytd: net subscription Rp114,78 triliun), khususnya pada Reksa Dana dengan
underlying fixed income dan pasar uang.
Dari sisi jumlah investor, pada November 2025 tercatat penambahan sebanyak 476
ribu investor baru di pasar modal domestik. Dengan perkembangan tersebut, secara
secara ytd jumlah investor di pasar modal meningkat sebanyak 4,80 juta menjadi
19,67 juta, atau tumbuh 32,29 persen.

Penghimpunan dana oleh korporasi di pasar modal terpantau tetap kuat, di mana
target realisasi penghimpunan dana tahun 2025 sebesar Rp220 triliun telah
terlampaui. Per akhir November 2025 (ytd), nilai Penawaran Umum oleh korporasi
mencapai Rp238,68 triliun atau naik Rp3,89 triliun dibandingkan posisi bulan
sebelumnya, terutama didorong oleh Penawaran Umum Terbatas dan Penawaran
Umum EBUS Tahap II. Sepanjang tahun berjalan, terdapat 18 emiten baru yang
melakukan fundraising dengan nilai Rp13,30 triliun. Adapun pada pipeline, terdapat 35 rencana Penawaran Umum dengan nilai indikatif Rp32,29 triliun.
Untuk penggalangan dana pada Securities Crowdfunding (SCF), selama November
terdapat 26 Efek baru dengan nilai dana dihimpun sebesar Rp38,03 miliar serta
terdapat 13 penerbit baru.

Disclaimer:
Artikel Ini Merupakan Kerja Sama Flobamora-News.Com Dengan OJK. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab OJK.


Exit mobile version