Sherly Saekoko, selaku ketua tim penggalang di titik Cabang Bu’at, menyampaikan kepada wartawan Flobamora.news.com di lokasi penggalangan bahwa para seniman, musisi, pelukis, dan pekerja seni se-Kota SoE berkumpul dan bergerak demi satu tujuan: membantu saudara kita di Flores. Semua bergotong royong sepenuh hati tanpa pamrih, setiap nada nyanyian, setiap goresan lukisan, dan setiap tangan yang mengulurkan sumbangan adalah wujud kasih sayang sesama anak NTT.
Rangkaian kegiatan ini akan memuncak malam ini, tepatnya mulai pukul 18.00 WITA di Lapangan Puspenmas, tepat di bawah Patung Eltari. Di sana akan digelar doa bersama untuk seluruh korban gempa Flores, penyalaan 1.000 lilin sebagai simbol doa dan harapan yang tak pernah padam, serta siaran langsung dan panggilan video bersama rekan seniman NTT yang berada langsung di lokasi bencana, mendoakan secara bersamaan meskipun jarak memisahkan namun hati tetap satu.
Panitia menerima sumbangan berupa uang tunai, pakaian yang masih layak pakai, serta sembako dan bahan pokok. Sembako dan pakaian yang terkumpul akan langsung diserahkan ke Posko TTS yang berada di kawasan Pertokoan, sedangkan uang donasi akan dihitung secara terbuka setelah acara doa bersama selesai, lalu diserahkan langsung kepada teman-teman musisi yang akan berangkat ke Flores untuk menyalurkan bantuan langsung ke lokasi terdampak tanpa perantara, tanpa potongan, tanpa batasan, agar bantuan tersebut tepat sampai dan segera dirasakan manfaatnya oleh mereka yang sangat membutuhkan.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.










