Antoneta Poli warga penerima bantuan mengatakan bahwa kami telah ditipu dan dirugikan oleh pendamping TKSK dan Sekretaris Desa.
“Kami merasa ditipu dan dirugikan oleh oknum pendamping TKSK dan Sekretaris Desa Salbait. Mereka berjanji bahwa kami akan menerima bantuan pangan beras, tapi sampai saat ini berasnya tidak kunjung tiba”, ungkap Antoneta.
Sementara itu Aranci Kase mengungkapkan hal yang sama. Kami diminta foto dengan karung yang berisi pasir, jagung, jerigen kosong dan tempat ludah sirih pinang.
“Kami diminta untuk difoto dengan karung yang berisi jagung, jerigen kosong, dan tempat ludah sirih pinang. Mereka berjanji bahwa keesokan harinya kami bisa mengambil beras di kantor desa, tapi ternyata berasnya tidak ada”, ujar Aranci.
Pendamping TKSK, RB, dan Sekretaris Desa Salbait, DO, telah melakukan penipuan dan penggelapan bantuan pangan beras.
Mereka menggunakan foto warga dengan karung yang berisi jagung, jerigen kosong, dan tempat ludah sirih pinang sebagai bukti bantuan pangan beras telah tersalurkan, padahal berasnya tidak ada.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












