Selanjutnya dalam komonikasi terakhir tersebut korban mengaku jika perahunya hanyut terbawah arus akibat mesin mati, setelah itu korban tidak dapat dihubungi kembali, sehingga keluarga mersama rekan nelayan setempat melakukan pencarian secara mandiri sejak 12 Febduari 2026 hungga 13 Februari 2026 lalu namun upaya tersebut belum membuahkan hasil.” Katanya.
Pada Jumat 13 Februari 2026 sekira pukul 23:15 Wita keluarga melalui Apriyanto Sun resmi melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Kualin sehingga berdasarkan laporan tersebut Aparat Polsek Kualin berkordinasi dengan Aparat Polres TTS dab Basarnas Provinsi NTT, Pemerintah Kecamatan Kualin, BPBD TTS sebagai upaya tindak lanjut.” Tambahnya.
Tim Gabungan Polres TTS , Polsek Kualin, Basarnas Provinsi Nusa tenggara timur (NTT), BPBD TTS , Pemerintah Kecamatan Kualin yang dipimpin langsung oleh Kabag Ops AKP Agus H D Solle bersama masyarkat dan nelayan lokal setempat mulai melakukan pencarian dengan metode penyisiran sepanjang Pantai Oetune menuju Muara Toineke mengikuti arah arus dan gelombang laut namun korban belum ditemukan.” Ujar Kabag Ops Agus Solle.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












