Meskipun telah dijelaskan kepada publik melalui beberapa media online, namun pantauan awan media Jumat, 29/11/2019 hampir semua sosial media ramai membahas polemik ini, dan belum menemukan titik terang.
Bantahan keras dari Anggota DPRD Malaka Fransiskus X. Taolin dalam sidang paripurna tersebut seakan memberi celah kepada publik untuk ikut berkomentar. Ans bersikeras untuk menolak upaya Pemkab Malaka tersebut.
“Saya tidak main-main pimpinan sidang yang terhormat, saya merupakan wakil rakyat, lebih bagusnya kita gunakan untuk kepentingan lain yang berarti untuk masyarakat, oleh karena itu saya tidak setuju,” tegas Ans saat sidang Paripurna III DPRD Malaka, Jumat (22/11/2019).
Hal senada juga disampaikan Ketua Fraksi Gerindra, Beni Chandradinata. Menurut Beni, APBD Malaka hingga kini masih defisit. Sebab itu, ia menilai pengadaan mobil untuk tokoh agama sangat mengganggu keuangan daerah.
“Kita masih sangat defisit. Bukan tidak mau, tapi ini sangat mengganggu keuangan daerah. Untuk tahun ini saya rasa belum pas untuk kita adakan mobil untuk para tokoh agama,” ujar Beni.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
