Terkait ketidakhadiran beberapa ASN pada apel perdana, Vicente memberikan sedikit kelonggaran, mengingat kemungkinan keterlambatan informasi. Namun, ia menegaskan akan memberikan teguran bagi ASN yang terus menerus absen tanpa alasan yang sah. Ketidakhadiran yang berulang hingga tiga atau empat kali akan mendapatkan sanksi tegas sesuai peraturan yang berlaku.
Lebih lanjut, Vicente menyoroti temuan terkait kendaraan dinas yang menunggak pajak, bahkan hingga puluhan juta rupiah. Kondisi ini menjadi perhatian serius mengingat ketersediaan anggaran untuk pemeliharaan dan operasional kendaraan dinas. Ia berjanji akan menyelidiki penggunaan anggaran tersebut secara menyeluruh dan transparan. Hasil penyelidikan akan diumumkan kepada publik. “Ketidakdisiplinan dalam hal ini tidak dapat ditoleransi,” kata Vicente.
“Ternyata banyak kendaraan dinas yang menunggak pajak, bahkan ada yang mencapai Rp 60 juta. Padahal, pos anggaran untuk pemeliharaan dan perbaikan kendaraan tersedia. Kita akan melakukan pengecekan menyeluruh untuk memastikan transparansi penggunaan anggaran,” tegas Vicente. Ia menambahkan, “Kita harus menjadi contoh dalam hal kepatuhan hukum dan tata kelola pemerintahan yang baik.”
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












