Nagekeo, FlobamoraNews — Sebagian warga di Kecamatan Mauponggo, Kabupaten Nagekeo, NTT, yang dilanda banjir bandang mengaku trauma. Beberapa dari mereka masih takut pulang ke rumah karena trauma setelah dilanda banjir yang meluluhlantakkan pemukiman.
Bantuan logistik yang terus mengalir dari para donatur memungkinkan kebutuhan dasar mereka tetap terpenuhi di ketika mengungsi mandiri ke rumah-rumah keluarga. Akan tetapi sebagian rumah warga yang berada di bantaran kali rusak parah diterjang banjir.
Warga yang mengaku trauma mengingat kembali bencana tersebut adalah masyarakat di Dusun 04 Kampung Pauleka, Desa Lokalaba. Kepala Desa Lokalaba Hilarius A Ndona Kale menyebut terdata sedikitnya 16 Kepala Keluarga di Kampung adat Pauleka yang masih takut dan trauma.
“Iya benar masih trauma, ada yang tidak mau balik ke rumah, kalau belum ada upaya normalisasi kali’ ungkap Ndona Kale saat ditemui di kampung Pauleka, Sabtu 13 September 𝟤𝟢𝟤𝟧.
Saat ini mereka membutuhkan penanganan segera berupa normalisasi kali, sebab sedimentasi sudah menutup aliran air. Akibat tumpukan material membuat jalur aliran air justeru mengarah persis ke pusat kampung. Warga juga meminta agar Pemerintah segara mengupayakan pemasangan Bronjong guna menahan air manakala banjir kembali melanda.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












