Daerah  

“WISUDA BISA DIULANG, PERUT TEMAN TAK BISA MENUNGGU” – Mahasiswa Undana Korbankan Tabungan Wisuda Demi Sembako Mahasiswa Flores yang Terlupakan

Avatar photo
Reporter : Okber Bait Editor: Okber Bait
9c995df3 c3f3 45ee 975b 2e949cc3ed76

Memang benar, saat ini semua mata dunia tertuju ke Flores. Bantuan berdatangan dari mana-mana untuk para korban di lokasi bencana. Namun, ada satu kelompok yang sering terlupakan : mahasiswa asal Flores yang berada di perantauan.

Mereka adalah korban tidak langsung gempa. Secara fisik mereka selamat, tapi secara psikis dan ekonomi mereka hancur. Mereka harus tetap kuliah, mengerjakan tugas, dan ujian, sementara hati mereka tercabik-cabik memikirkan orang tua yang belum pasti kabarnya.

Scroll kebawah untuk lihat konten
Ingin Punya Website? Klik Disini!!!

“Saya hanya ingin mengingatkan. Saat semua orang mengirim bantuan ke Flores, jangan lupakan anak-anak Flores yang sedang berjuang di kota ini. Mereka butuh sandang, pangan, dan papan. Mereka butuh kepastian,” pungkas Marno.

Bagi Marno, gelar sarjana memang penting. Tapi baginya, keberkahan sebuah ilmu adalah ketika ia bisa digunakan untuk menebar kebaikan, bahkan di hari yang seharusnya menjadi hari terbaik dalam hidupnya.

“Wisuda bisa diulang, tapi nyawa dan perut teman-teman saya tidak bisa menunggu,” katanya lirih.