“Ke depan, saya sangat berharap kegiatan ini tetap terus diprogramkan dan menjadi agenda rutin. Bisa dilaksanakan dua tahun sekali agar mengikuti alur waktu kegiatan di tingkat Sinode,” ujarnya.
Hal ini dinilai penting agar setiap wilayah yang nantinya mendapat giliran menjadi tuan rumah memiliki waktu yang cukup untuk mempersiapkan diri dengan lebih matang dan mantap, sehingga kualitas kegiatan bisa terus meningkat demi masa depan generasi muda gereja.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.










