1 September Dirotasi, 2 September Diberhentikan Sementara”, Warga Bijaepunu Sorot Langkah Ganjil Pemerintah Desa: Apa Sebenarnya Status SS.

Avatar photo

“Sebenarnya apa yang diberhentikan sementara, jabatannya, tugasnya, atau statusnya sebagai perangkat desa?” tegas Benyamin.

Pihaknya tidak bermaksud menghakimi siapa pun. Masyarakat hanya meminta transparansi, kepastian hukum, dan konsistensi penegakan aturan, sekaligus mengedepankan asas praduga tak bersalah.

Scroll kebawah untuk lihat konten
Ingin Punya Website? Klik Disini!!!

“Jangan sampai rotasi jabatan menjadi sekadar perubahan posisi, sementara substansi persoalan dan tuntutan penyelesaian akhirnya tidak pernah mendapatkan kepastian. Jika memang telah ditemukan pelanggaran, masyarakat meminta Pemerintah Daerah menjelaskan secara terbuka tahapan dan arah penyelesaian akhirnya. Jabatan bukan alasan untuk mendapatkan perlakuan yang berbeda, dan masyarakat berhak memperoleh pemerintahan desa yang menjunjung hukum, etika, keadilan, serta kepercayaan publik,” tambahnya.

Pertanyaan paling mendasar bukan sekadar soal rotasinya, melainkan urgensinya: mengapa 1 September dirotasi, 2 September diberhentikan sementara, tetapi tetap wajib masuk kantor? Masyarakat meminta Pemerintah menjelaskan apa sebenarnya status, tugas, kewenangan, dan tujuan pemberhentian sementara tersebut.