MALAKA, Flobamora-news.com – Dugaan praktik pungutan liar (pungli) yang melibatkan Wakil Kepala Veteran Kabupaten Malaka Provinsi Nusa Tenggara Timur, Yosep Bere, kini tengah dalam penanganan Kepolisian Sektor Kobalima. Hal ini ditegaskan oleh Ketua Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI) Kabupaten Malaka, Daniel Manek, menyusul laporan dari sejumlah calon anggota veteran yang merasa menjadi korban.
Kasus ini mencuat setelah beberapa calon anggota veteran mengeluhkan adanya permintaan sejumlah uang dan seekor sapi yang harus diserahkan kepada Yosep Bere, tanpa sepengetahuan pimpinan LVRI.
“Benar, ada laporan dari calon anggota veteran terkait pemberian uang dan sapi kepada Wakil Ketua, Yosep Bere,” ungkap Daniel Manek saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon seluler pada Minggu (28/9/2025).
Daniel menjelaskan, pihaknya telah menindaklanjuti laporan tersebut dengan melaporkannya kepada pihak kepolisian. Selain itu, mediasi telah dilakukan antara Yosep Bere dan para pelapor, yang berujung pada pembuatan surat pernyataan kesediaan untuk mengembalikan kerugian yang dialami para calon anggota veteran.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












