Belu, Flobamora News.Com – Dalam upaya modernisasi sektor pertanian dan peningkatan kesejahteraan petani lokal, Timor Farm Nusantara secara resmi menginisiasi kerja sama strategis dengan berbagai kelompok tani (Poktan), Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan), dan Badan Usaha Milik Desa (BumDes) di wilayah Kabupaten Timor Tengah Utara.
Kerja sama ini ditandai dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) oleh Sancho Soares Marques, selaku Direktur Timor Farm Nusantara, dengan para perwakilan petani. Kolaborasi ini difokuskan pada penyediaan fasilitas jasa alat dan mesin pertanian (Alsintan) yang terintegrasi.
Dalam poin perjanjian tersebut, Timor Farm Nusantara berkomitmen menyediakan layanan traktor dan harvester (mesin pemanen) lengkap dengan operator terampil. Biaya jasa dipatok sebesar Rp3.000.000 per hektar, dengan skema pembayaran yang meringankan: petani cukup membayar 50% di awal, dan pelunasan dilakukan setelah masa panen berakhir.
Tidak hanya sekadar jasa mesin, Timor Farm Nusantara juga memberikan jaminan pasar bagi petani. Perusahaan berkomitmen membeli maksimal 50% hasil Gabah Kering Panen (GKP) milik petani dengan harga kompetitif, yakni Rp5.000 per kilogram.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












