“Tak Bisa Beli Pena dan Buku, Anak SD di NTT Diduga Mengakhiri Hidup – David Imanuel Boimau Soroti Hambatan Administrasi”

Avatar photo
FB IMG 1764749054024

NTT. Flobamora-News.Com || Jumat ( 6/02/ 2026 ) . Kisah piluh telah mengguncang dunia pendidikan dan kemanusiaan di Nusa Tenggara Timur (NTT). Yohanes Bastian Roja (10), siswa Sekolah Dasar dari Kabupaten Ngada, diduga mengakhiri hidupnya sendiri akibat tekanan akibat kondisi ekonomi keluarga yang tidak mampu memenuhi kebutuhan sekolah seperti pena dan buku tulis.

 

Scroll kebawah untuk lihat konten
Ingin Punya Website? Klik Disini!!!

Peristiwa ini langsung menarik perhatian publik dan memicu keprihatinan luas, termasuk dari kalangan legislatif daerah. Anggota DPRD Provinsi NTT dari Fraksi Nahura, David Imanuel Boimau, memberikan tanggapan tegas yang menyoroti hubungan antara kemiskinan keluarga korban dengan hambatan dalam administrasi kependudukan, yang menjadi penghalang utama bagi banyak warga NTT untuk mengakses bantuan pemerintah.

 

“Bagi saya, akar persoalannya ada pada administrasi kependudukan keluarga korban. Seandainya pemerintah memberikan perhatian untuk membantu mengurusnya, ibu korban akan lebih mudah mengakses bantuan yang ada,” ujar David kepada Tim Media.