Nagekeo, FlobamoraNews.com— Ketua DPRD Kabupaten Nagekeo, Shafar Laga Rema mengingatkan pemerintah akan dampak Multiplier Effect akibat kebijakan efisiensi anggaran Pemerintah pusat. Shafar mengingatkan agar rumusan perencanaan pembangunan yang dilakukan oleh pemerintah Kabupaten Nagekeo harus benar-benar diindentifikasi secara cermat sehingga relevan dengan urgensi permasalahan nya.
“Kita perlu mengidentifikasi secara cermat terkait urgensi masalah serta multiplier effect yang mungkin dihasilkan dari masalah tersebut terhadap masyarakat” ungkap Shafar Laga saat menghadiri kegiatan Musrembang RKPD tingkat Kecamatan Aesesa, di Kantor Camat Aesesa Senin 17 Maret 2025.
Multiplier effect adalah keadaan di mana perubahan dalam pengeluaran suatu sektor ekonomi akan menghasilkan perubahan yang lebih besar dalam pendapatan nasional secara keseluruhan. Dalam istilah sederhana, setiap unit pengeluaran baru akan menciptakan pendapatan tambahan yang melebihi nilai unit pengeluaran tersebut.
Shafar mengatakan Pemerintah pusat melalui Instruksi Presiden Nomor 1 tahun 2025 tentang Efisiensi Belanja dan Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara dan APBD Tahun Anggaran 2025 telah memangkas APBD Pemerintah Kabupaten Nagekeo kurang lebih 77 miliar.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












