Beliau menambahkan, “Bagaimana mungkin kita bersenang-senang dalam karnaval, sementara saudara-saudara kita di Flores sedang menangis dan berduka akibat bencana gempa yang menimpa mereka? Hal itu tidak pantas dilakukan.”
Keputusan ini diambil sebagai wujud solidaritas dan empati seluruh unsur pimpinan serta masyarakat Kabupaten TTS terhadap korban dan warga yang terdampak bencana gempa di wilayah Flores. Pemerintah Kabupaten TTS memohon pengertian dan menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh masyarakat yang telah menantikan pelaksanaan karnaval tersebut.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
