Bumdes Maropokot Beli Gabah Petani Olah Jadi Beras Berkualitas Tinggi 

Avatar photo
IMG 20250324 WA0114
Beras Nagekeo, Photo dok: FlobamoraNews.com

Alat yang dimiliki oleh Bumdes Mako Karya tergolong canggih, karena menghasilkan beras kualitas terbaik. Itu karena proses olahannya melewati beberapa penyaringan berlapis. Alat tersebut dibeli menggunakan dana BUMDES dari penyertaan Dana Desa. Konon katanya, alat pengolahan milik Bumdes Maro Karya merupakan satu-satunya di Indonesia Timur.

Meski beras yang dihasilkan itu mayoritas berasal dari irigasi Mbay, akan tetapi Marsel dan kawan-kawan menamai produk mereka dengan mana Beras Nagekeo bukan beras Mbay. Dia membeberkan alasan dibalik brand Beras Nagekeo.

Scroll kebawah untuk lihat konten
Ingin Punya Website? Klik Disini!!!

“Ini hanya soal nama, beras Mbay sudah ada sebelumnya, kemudian kami juga menamai beras Nagekeo ingin mengangkat martabat petani di seluruh Nagekeo, tidak ada maksud untuk mengabaikan bahwa produk beras ini juga berasal dari petani irigasi Mbay” ujar Marsel.

“Lebih dari itu, kita juga mau promosikan Nagekeo, dan terus terang ya .. beras Nagekeo ini sudah dipresentasikan Pak Penjabat Gubernur sampai ke Kementerian Desa” tambahnya lagi.

Kepala Desa Maropokot Petrus Kanisius Reta menyebut, pembentukan BUMDES Maro Karya sebenarnya sudah diwacanakan sejak lama, akan tetapi baru bisa terealisasi tahun 2023 seiring dengan diterbitkannya Peraturan Desa Maropokot nomor 3 tahun 2023 tentang Pembentukan Bumdes. “Dari awal memang banyak tantangan, berbicara soal BUMDES kami di desa Maropokot sejak awal saya menjabat dengan segala kompleksitas menjadi tantangan tersendiri, tapi menjadi seorang pemimpin harus punya mimpi” katanya.