“Tidak, saya tidak pernah kenal dan komunikasi dengan beliau (GL red-) Om kan ada nomor saya, lihat sa foto profilnya tidak sama” ungkap TP dari balik telepon.
Ketika ditanya soal Klemen, TP mengaku punya teman yang nama Klemen, akan tetapi bukan Klemen yang di WA tersebut yang TP maksudkan, juga tidak ada urusannya dengan paket proyek. Klemen yang TP kenal ini adalah seorang pengusaha ayam, bukan kontraktor dan sama sekali tidak ada hubungannya dengan apa yang dibahas di dalam chatingan WA antara GL dan Tegar Bajawa.
TP pun setelah informasi chattingan itu mencuat ke publik langsung diperiksa di internal oleh Kejaksaan Tinggi. “Sudah saya sudah diminta keterangan seputaran WA itu, memang bukan saya” jelasnya.
Komit Ungkap Dugaan Korupsi Perpustakaan
Dalam tuntutannya, masa aksi menginginkan agar Kejaksaan Negeri Ngada menuntaskan kasus-kasus yang sedang ditangani Kejaksaan termasuk Pembangunan Perpustakaan. “
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
