Selain itu, pemerintah daerah juga mendorong peralihan bertahap menuju pertanian organik, dengan mengurangi penggunaan bahan kimia sintetis yang dapat merusak tanah, air, dan kesehatan manusia.
Ditambahkannya bahwa kita perlu kembali pada cara-cara alami yang ramah lingkungan, yang menjaga keseimbangan ekosistem dan menghasilkan produk sayuran sehat, aman dikonsumsi, dan bernilai ekonomi tinggi. Oleh karena itu, Pemda TTS ingin menitip pesan kepada seluruh peserta yang hadir hari ini baik dari unsur pemerintah, lembaga mitra, kelompok tani, maupun dunia pendidikan agar menjadi corong edukasi bagi masyarakat tentang pentingnya pertanian organik dan pertanian cerdas iklim jadilah contoh dan pembawa pesan perubahan, agar masyarakat luas semakin sadar bahwa tanah yang subur dan sehat akan menghasilkan generasi yang sehat pula.
Bupati Eduard Markus Lioe juga meminta agar kita bersama-sama membangun kesadaran bahwa pertanian bukan hanya tentang hasil panen, tetapi juga tentang keberlanjutan hidup. Dengan menanam secara bijak, memanen dengan syukur, dan mengelola tanah dengan penuh tanggung jawab, kita sedang menjaga warisan bumi untuk anak cucu
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
