Daerah  

Cetak Sawah Untuk Ketahanan Pangan

Avatar photo
IMG 20250317 WA0065
Wakil Bupati Nagekeo menyampaikan sambutannya saat pelantikan Kepala Desa Rendu Teno, Kecamatan Aesesa Selatan, Photo dok: FlobamoraNews.com

Program cetak sawah baru yang akan dilaksanakan di radius Embung Tiwa ini disambut baik oleh Pemerintah Desa Tengatiba. Masyarakat Desa Tengatiba sangat mengharapkan program ini segera dilaksanakan mengingat, Embung Tiwa selama ini tidak dimanfaatkan dengan baik untuk masyarakat.

“Kami pada prinsipnya menyambut baik program ini karena sangat bermanfaat untuk ketahan pangan masyarakat. Embung itu dibangun 7 tahun lalu tapi tidak bermanfaat” ungkap Kepala Desa Tengatiba Servas Ame.

Scroll kebawah untuk lihat konten
Ingin Punya Website? Klik Disini!!!

Menurut Servas, areal lahan kosong tidak produktif yang ada di radius Embung tersebut bukan hanya 30 hektar jika pemanfaatan air dari embung juga menggunakan teknologi pompanisasi. “Kalau hanya sistem gravitasi mungkin hanya sekitar 30 hektar, kalau ditambah teknologi pompanisasi itu malah lebih masih banyak lahan kosong di lereng-lereng” ujar Servas Ame.

Berdasarkan hasil uji coba yang dilakukan BPP, cetak sawah baru ini hanya bisa dikerjakan menggunakan eksavator ataupun buldozer, tidak bisa menggunakan traktor TR-4. Jika menggunakan alat berat jenis ini maka besar kemungkinan Pemerintah Kabupaten Nagekeo akan memanfaatkan alat berat milik Dinas PUPR Nagekeo dengan skema BBM.