SOE, FLOBAMORA-NEWS.COM – Masyarakat Desa Bijaepunu, Kecamatan Mollo Utara, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), mendesak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) TTS melalui Inspektorat melakukan pemeriksaan dan audit terhadap pengelolaan Dana Desa, khususnya sejumlah kegiatan pembangunan infrastruktur di desa tersebut.
Desakan itu muncul menyusul keluhan warga terkait dugaan ketidaksesuaian kualitas pekerjaan, transparansi anggaran, serta hasil pembangunan sejumlah proyek desa, termasuk pekerjaan bak air bersih dan rabat jalan.
Salah seorang warga Desa Bijaepunu yang meminta identitasnya tidak dipublikasikan mengatakan, salah satu pekerjaan pembangunan bak air bersih disebut menggunakan anggaran sebesar Rp405.669.900.
Menurut dia, kualitas pekerjaan tersebut dinilai belum sesuai harapan masyarakat. Warga bahkan mempertanyakan metode pelaksanaan pekerjaan yang menurutnya terkesan tidak maksimal.
“Ini baru bak air, belum rabat, dikerjakan asal jadi. Cara kerjanya susun kerikil di bawah, kemudian campuran biasa ditutup di atas. Kami sudah tegur, tetapi tidak dihiraukan,” ungkapnya.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
