Melalui kegiatan ini, Jemaat Kusi Mata – Jemaat Esa Kusi menunjukkan bahwa pelestarian budaya lokal dapat berjalan seiring dengan pertumbuhan iman, mempererat persaudaraan, serta menjadi sarana efektif untuk membangun gereja yang hidup, kreatif, dan bertumbuh dalam kasih Kristus.
Kegiatan tersebut sekaligus menjadi bukti bahwa budaya dan iman dapat berjalan beriringan dalam membangun kehidupan jemaat yang harmonis, berakar pada tradisi leluhur, dan tetap relevan bagi generasi masa depan.
(Marfin Honin – Flobamora-News.Com)
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












